Kembali ke Indeks Warta Batam
HUKUM & KAMTIBMAS

Bentrok Sengketa Lahan di Setokok Batam: 3 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Bukan Konflik SARA

Alamudin Hamapu (detikcom) & Tim Redaksi
Senin, 14 Sep 2026 20:41 WIB (Diperbarui)
Estimasi baca 3 mnt
Kecamatan Bulang, Kota Batam
Bentrok Sengketa Lahan di Setokok Batam: 3 Tersangka Diamankan, Polisi Tegaskan Bukan Konflik SARA
Polda Kepri dan Polresta Barelang menetapkan 3 tersangka dalam insiden sengketa lahan di Pulau Setokok, Bulang. Aparat menegaskan peristiwa ini murni sengketa lahan dan meminta warga waspada terhadap hoaks.
Kilas Fakta Penting
  • Peristiwa terjadi di Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada Senin (14/9/2026).
  • Penyebab utama: Murni persoalan sengketa penguasaan lahan privat antara dua kelompok.
  • Polda Kepri dan Polresta Barelang telah menetapkan 3 orang tersangka (RS, P, SH).
  • Klarifikasi Kepolisian: Korban meninggal akibat tembakan senapan angin, bukan senjata api.
  • Polda Kepri menegaskan insiden ini bukan konflik SARA dan mengimbau warga tidak menyebarkan hoaks.

BATAM — Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) bersama Polresta Barelang bergerak cepat menangani bentrokan yang terjadi antar dua kelompok di kawasan Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam pada Senin (14/9/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Kapolresta Barelang menegaskan bahwa kedua korban meninggal dunia akibat luka tembakan senapan angin, bukan senjata api sebagaimana rumor simpang siur yang sempat beredar di media sosial. Dari penyelidikan intensif, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka berinisial RS (47), P (47), dan SH (44) beserta barang bukti senapan angin, senjata tajam, dan anak panah.

Peristiwa ini dipicu oleh perselisihan penguasaan lahan privat yang telah berlangsung lama di area tersebut, saat salah satu kelompok mendatangi lokasi untuk melakukan pemagaran yang kemudian memicu bentrokan fisik di lapangan.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan tegas dan transparan. Pihak kepolisian juga secara tegas membantah isu liar dan menegaskan peristiwa ini murni masalah sengketa lahan perseorangan, sama sekali bukan konflik berlatar belakang SARA. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video atau kabar hoaks di media sosial demi menjaga kedamaian dan iklim investasi Kota Batam.

Dampak bagi Warga & Pelaku Usaha di Kota Batam

Situasi di Pulau Setokok dan jalur Barelang telah kondusif di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian, sehingga aktivitas lalu lintas warga dan mobilitas ekonomi di kawasan Barelang tetap aman terkendali.

Layanan & Direktori Terkait di Bulang

Wilayah Kecamatan

Cari rekomendasi penyedia jasa terverifikasi terdekat di area Bulang:

Tanya Jawab Terkait (FAQ)

Q:Apakah bentrokan di Setokok berkaitan dengan isu SARA?

Tidak. Kapolda Kepri menegaskan peristiwa ini murni tindak pidana akibat perselisihan sengketa kepemilikan lahan privat, bukan konflik suku atau agama.

Q:Apakah senjata yang digunakan adalah senjata api militer/polisi?

Berdasarkan hasil uji balistik dan pemeriksaan medis forensik kepolisian, luka tembak berasal dari senapan angin yang dimodifikasi, bukan senjata api dinas.

Q:Bagaimana langkah aparat penegak hukum terkait kasus ini?

Penyidik Polda Kepri telah mengamankan barang bukti dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka, serta memeriksa puluhan saksi untuk menuntaskan proses hukum.

Dihimpun dari liputan:detikcom & Humas Polda Kepri
Lihat Publikasi Asli
Catatan Redaksi BatamReview:

Portal warta BatamReview mengkurasi dan menyajikan informasi terkini seputar Kota Batam dengan menjunjung etika jurnalisme dan verifikasi data demi kemaslahatan publik dan pelaku UMKM lokal.

Berita Batam Terkait Lainnya